. Back Orifice: software buatan kelompok hacker ( Cult of the Dead Cow ) yang digunakan sebagai
alat bantu untuk menemukan jalan masuk ke sebuah komputer dan mengendalikannya
dari jarak jauh (remote). Versi terakhir yang muncul adalah Back Orifice 2000
yang mampu secara virtual mengendalikan sebuah komputer lain dengan sistem
operasi Windows. Untuk bisa menggunakannya hacker harus melakukan langkah
curang sedemikian rupa sehingga calon korban menerima dan menjalankan Trojan
horse (TH) dalam komputernya.TH ini
lazimnya diselipkan (attach file lewat email) dalam sebuah file yang tidak
berpenampilan jahat namun sebenarnya mengandung program Back Orifice server
tersembunyi di balik itu.
Kalau Back Orifice berhasil terinstall di komputer korban maka bisa dipastikan
hacker bisa melakukan banyak hal termasuk mengendalikan (kontrol) komputer
korban dari jauh. Dari hanya sekedar melihat, menghapus, menambah file sampai
merubah tampilan desktop bisa dilakukan hacker pada komputer korbannya.
2. Black hat: kalau anda anggap www itu analogi wild, wild
west maka anda tentu sudah bisa menebak tentu black hat ini ada di pihak yang
jahat. Hacker black hat ini juga biasa disebut sebagai aka
crackers” dengan kemampuan mencuri data atau merusak sistem yang ada dalam
komputer korban. Kelebihan black hat adalah kemampuannya untuk menghilangkan
jejak hingga tidak bisa dilacak siapa sebenarnya pelaku serangan yang terjadi
setelah tujuan tertentu mereka terpenuhi.
3. Buffer overflow: ini adalah sebuah kelemahan yang mudah
untuk ditemukan dan dimanfaatkan oleh hacker dalam sebuah sistem. Aplikasi dan
Operating System (OS) menyimpan untuk sementara perintah yang mereka dapat di
memori tertentu yang biasa disebut buffer memory. Kalau OS atau program tidak
bisa dikode secara sempurna maka hacker bisa membuat komputer korban jadi terganggu
dengan mengirimkan perintah yang dibuat khusus yang membuat gangguan jadi
berlangsung lebih lama. Windows 95 paling rentan kalau sudah berhadapan dengan
serangan seperti buffer overflow yang banyak dilancarkan lewat internet ini.
Saat ini serangan serupa sudah jarang dilancarkan pada sebuah komputer. Namun
terkadang hacker masih sering melakukannya untuk memperlambat kinerja sebuah
situs.
4. Denial-of-service attack : adalah sebuah istilah yang
diberikan untuk upaya serangan dengan jalan menurunkan kinerja sebuah web site
dengan terus menerus mengulang request ke server dari banyak sumber secara
simultan. Serangan seperti ini bertujuan membuat server korban jadi kuwalahan
melayani request yang terkirim dan berakhir dengan menghentikan aktivitas atau
berhenti dengan sendirinya karena tak mampu melayani request.
5. Distributed denial-of-service attack (DdoS): di masa
lalu hacker hanya bisa melancarkan serangan denial-of-service attack dengan
mengirimkan request dalam jumlah besar secara simultan dan kontinyu dari sebuah
komputer. Namun sekarang hacker bisa mengirimkan serangan dari beberapa
komputer yang diaktifkan secara remote. Pada tahun 1998 sebuah kelompok hacker
menciptakan program yang memungkinkan seorang hacker mengirimkan sebuah
perintah dalam jumlah besar ke komputer korban yang lain agar bisa dikendalikan
secara remote. Setelah beberapa komputer korban ada dalam kendalinya, secara
bersamaan komputer korban tersebut dikoordinir untuk melancarkan
denial-of-service attack kepada korban lain yang menjadi target utama.
Layaknya zombie beberapa komputer yang menjadi korban sebelumnya dikendalikan
secara remote untuk melakukan request secara kontinyu dan simultan ke komputer
target utama. Serangan serupa DdoS ini sudah
terbukti berhasil melumpuhkan beberapa web server milik situs besar kenamaan
seperti Yahoo.com dan eTrade.com. Namun dengan sebuah software
pendeteksi dan pengalaman yang cukup admin jaringan di beberapa jaringan besar
sudah selayaknya mampu menangkal serangan seperti ini.
6. Exploit: ini merupakan sebuah ungkapan untuk keberadaan
sebuah celah keamanan dalam software yang berjalan di sebuah komputer. Lewat
exploit inilah peluang untuk melakukan serangan terbuka bagi hacker.
Setiap software atau sistem operasi baru dirilis maka pada saat yang sama
genderang perang ditabuh untuk memberi komando pada hacker mulai mencari
kelemahannya. Setiap ada kelemahan baru ditemukan oleh para hacker maka
pengumuman akan segera tersebar lewat beberapa media yang menjadi forum
komuniakasi mereka. Kebanyakan kabar tersebut akan disebarkan di beberapa
mailing list seperti CERT, BugTraq, Microsoft’s security bulletins dan beberapa
lagi lainnya. Dengan disebarkannya penemuan tersebut pembuat software bisa
mengupayakan penangkalnya. Pemakai juga bisa jadi lebih waspada akan terjadinya
serangan. Dalam kebanyakan kasus yang terjadi biasanya pemakai software kurang
waspada akan kelemahan software yang dipakainya padahal kabar sudah disebar dan
penangkal sudah bisa didapat.
7. Firewall: adalah sebuah software program yang dipasang
pada sebuah jaringan dan bertugas menjadi penghalang bobolnya akses untuk
kepentingan jahat layaknya sebuah saringan. Semua aktivitas keluar dan masuk ke
jaringan harus melalui penyaringan ini hingga akses tertentu yang berbahaya
bisa dibatasi. Saringan ini juga bisa digunakan untuk mencegah adanya pencurian
data berharga dari dalam jaringan oleh pihak lain dari luar jaringan.bisa digunakan untuk mencegah adanya
pencurian data berharga dari dalam jaringan oleh pihak lain dari luar jaringan.
8. Hacktivism: adalah aktivitas penyerangan oleh hacker
yang dimotivasi oleh simpati tertentu. Hal semacam ini muncul bila aktivis
sosial maupun politik menggabungkan kemampuan menyerang yang dimiliki dan
menggunakannya untuk kepentingan menarik simpati lebih besar atau unjuk rasa
lewat internet.
9. Intrusion detection system (IDS): sama seperti firewall
IDS ini merupakan penghambat semua niat jahat yang akan megganggu sebuah
jaringan. Bedanya IDS ini lebih mau selangkah dengan kemampuannya memberi
peringatan kepada admin server saat terjadi sebuah aktivitas tertentu yang
tidak diinginkan admin sebagai penanggung jawab. Selainmemberi peringatan dini
IDS juga memberi beberapa alat bantu untuk melacak jenis dan sumber aktivitas
terlarang tersebut.
10. Root: istilah ini diadaptasi dari sitem UNIX dimana
seorang pengguna bisa memiliki hak pengendalian terbatas pada sebuah sistem.
Hacker menggunakan istilah ini untuk menggambarkan kemampuan mereka dalam
melancarkan serangan dan menguasai sistem korbannya.
11. Script kiddie: sebuah pola serangan yang sering
dilancarkan oleh hacker pemula dengan menggunakan alat bantu ringan yang bisa
mereka dapatkan di banyak situs hacker lainnya. Alat bantu yang biasanya berisi
sederetan skrip sederhana ini mereka gunakan untuk mendeface atau melancarkan
DOS pada korban yang memiliki expolit. Hacker dengan jam terbang yang lebih
tinggi biasanya mencibir hacker permula yang menggunakan metode ini karena
biasanya mereka hanya menggunakan tanpa tahu teknologi dan konsep yang ada di
balik pola serangan yang dilancarkan
12. Trojan horse: adalah sebuah aplikasi yang didesain
untuk melakukan sebuah kecurangan namun terselubung dengan kebaikkan. Biasanya
metoda yang dipakai adalah dengan menyelipkan (attach file lewat email) sebuah
file tertentu yang mengandung trojan horse namun dengan kemasan menarik. Kalau
trojan horse berhasil menginfeksi maka bisa dipastikan hacker bisa mendapat
akses tak terhingga ke komputer korban. Tiga jenis trojan horse yang popular
digunakan adalah Back Orifice, NetBus, dan SubSeven.
13. White hat: hacker dengan kategori ini cenderung lebih
memanfaatkan pengetahuan mereka untuk memuaskan rasa ingin tahu bagi
intelektualita ketimbang untuk perbuatan jahat yang merusak. Hacker seperti ini
sangat nanti dengan perusakan sebuah sistem, pencurian data mauoun merusak
kinerja sebuah situs. Namun aktivitas mereka tetap saja menjadi tidak legal
bila mereka ingin menguji sebuah sistem milik orang lain yang dimana mereka
tidak memiliki otoritas untuk itu. Dalam aktivitasnya tidak jarang mereka
melakukan perusakan yang tidak disengaja seperti merubah atau menghapus data
yang ada. Kebanyakan hacker seperti ini bekerja secara resmi diperusahaan
tertentu sebagai programer, konsultan maupun admin server.

Silahkan Komentar Tentang Artikel Ini,. Yang Kami Harapkan Kalian Bisa Berkomentar Mengikuti Peraturan
Seperti di Bawah ini ↓
1. Harap Berkomentar yang Sopan
2. Dilarang Komentar Link Aktif, Karna Akan Di Anggap Spam
Komentar Anda Akan Dilihat Banyak Orang, Jadi Keluarkan Lah Komentar Terbaik Anda
EmoticonEmoticon